CIKANEWS/nasional-Beberapa waktu belakangan ini, istilah Food Estate menjadi sorotan masyarakat setelah diungkit oleh calon wakil presiden(cawapres) nomor urut satu, Muhaimin Iskandar, dan cawapres nomor urut tiga,Mahfud MD,dalam debat keempat pemilihan umum presiden dan wakil presiden (pilpres) 2024.
Kedua cawapres tersebut menilai bahwa Food Estate adalah proyek yang gagal.Muhaimin Iskandar menganggap bahwa proyek tersebut telah terbukti mengabaikan petani,meninggalkan masyarakat, menimbulkan konflik agraria,dan merusak lingkungan. Senada. Mahfud MD juga menyebut Food Estate sebagai program yang gagal dan merusak lingkungan. Ia berpendapat bahwa program semacam ini dapat merugikan negara.
Lantas, apa yang dimaksud dengan Food Estate yang dianggap gagal dan merusak lingkungan tersebut?
Food Estate merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024 di bawah kendali Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ini adalah konsep pengembangan pangan terintegrasi yang mencakup pertanian, perkebunan, dan peternakan di suatu kawasan. Awalnya, kebijakan Food Estate dibentuk sebagai respons terhadap situasi krisis pangan pasca Pandemi Covid-19.