Cika Indonesia
Client Sign In
Awal Tahun, Harga Elpiji Non Subsidi Turun!
Monday, 04 Jan 2016 - 15:23:28
foto: kompasiana.com

CIKANEWS/energi - Indonesia mengalami banyak penurunan harga kebutuhan pokok di awal tahun 2016 ini. Di sektor energi, setelah tarif listrik, bensin premium, solar, hingga Pertamax Series dan Pertalite mengalami penurunan, kini harga kebutuhan penting masyarakat yang juga ikut turun adalah Liquefied Petroleum Gas (elpiji) non subsidi milik PT Pertamina (Persero).
 
Penurunan harga gas Elpiji ini mulai berlaku pada Selasa, 5 Januari 2016 besok. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang. "SK (Surat Keputusan) sedang disiapkan," ujar Ahmad pada KONTAN, Senin (4/12).
 
Turunnya harga elpiji baru pada Selasa, 5 Januari 2016, karena harga patokan elpiji yakni CP Aramco Januari baru keluar pada Sabtu, 2 Januari 2016. "Harga CP Aramco baru keluar Sabtu kemarin, dan harganya turun," ucapnya.
 
PT Pertamina (Persero) menurunkan atau memangkas harga gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG) nonsubsidi lantaran melemahnya harga minyak mentah dan efisiensi yang dilakukan oleh perseroan.
 
Ahmad Bambang mengatakan, untuk wilayah Jabodetabek harga elpiji 12 kg akan turun sebesar Rp5.600 per tabung, dari Rp134.600 per tabung menjadi Rp129 ribu per tabung, sementara elpiji Bright Gas 5,5 kg turun Rp4.500 per tabung dari Rp62.000 menjadi Rp57.500 per tabung.
 
Selain penurunan harga elpjij non subsidi, Bambang menuturkan pihaknya juga masih menunggu kepastian kebijakan harga LPG bersubsidi 3 kilogram (kg) yang akan diputuskan oleh pemerintah. Pasalnya, sesuai APBN 2016, besaran subsidi LPG ditetapkan dengan asumsi adanya kenaikan harga Rp 1.000. “Kami masih menunggu harga LPG 3 kg dari pemerintah,” jelasnya.

(YAS)

Call us (021) 7591 5993

Please call us at office time 08.00 - 17.00 Monday - Friday

Cika-indonesia.com - Copyright © 2026 All rights reserved.